1.500 Pelajar Indramayu Ikuti Pesantren Ramadhan | INDRAMAYUKAB.GO.ID
Senin , 15 Juli 2019
Breaking News

1.500 Pelajar Indramayu Ikuti Pesantren Ramadhan

DISKOMINFO INDRAMAYU – Bagi Sabrina Syifa Salsabil dan Dellisa Naomira Hadianto (6) siswa TK Aisiyah Indramayu tidak terbayang bisa mendapatkan uang jajan dari Bupati Indramayu H. Supendi secara langsung. Namun pagi itu dia mendapatkan uang jajan sebesar 100 ribu dari orang nomor satu di Indramayu dan senang bukan kepalang karena mampu menghafal surat-surat pendek dihadapan Bupati Indramayu dan ribuan pelajar lainnya.

Keberanian Sabrina menghafal surat-surat pendek tersebut mendapatkan apresiasi dari Bupati Indramayu yang menunjuk siswa secara acak untuk mengetahui sejauh mana kemampuan para siswa-siswi di Kabupaten Indramayu dalam membaca, memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, para pelajar di Kabupaten Indramayu mempunyai kewajiban mengaji 15 menit sebelum belajar sehingga secara langsung Bupati Indramayu ingin mengetahui hasil dari kebijakan tersebut.

Keingintahuan dan tes secara langsung kepada para siswa-siswi tersebut dilakukan Bupati Indramayu H. Supendi ketika pembukaan Pesantren Ramadhan 1440 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Kamis (09/05/2019) di Masjid Agung Indramayu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Ali Hasan menjelaskan, pesantren ramadhan 1440 hijriyah diperuntukan bagi siswa TK, SD, dan SMP, se Kabupaten Indramayu merupakan wujud kegiatan untuk mengoptimalkan amalan ibadah di bulan suci ramadhan sehingga peserta didik dapat melaksanakan ajaran agama baik dilingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun lingkungan sekitarnya.

“Pesantren Ramadhan ini merupakan daya dukung untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi keagamaan. Yang kita hadirkan di Masjid Agung ini sekitar 1.500 orang,” kata Ali.

Sementara itu Bupati Indramayu, H. Supendi dalam sambutannya mengatakan, pesantren ramadhan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pemahaman, penghayatan, serta pengamalan ajaran agama islam di kalangan siswa.

“Saya tadi sengaja memanggil secara acak siswa dari berbagai tingkatan untuk mengetahui secara langsung kemampuan mereka dalam menghapal Al-Qur’an. Alhamdulilah mereka bisa menunjukan kemampuannya karena sudah dibiasakan membaca Al-Qur’an 15 menit setiap hari sebleum belajar,” tegas Supendi.

Meskipun hanya dilaksanakan beberapa hari, diharapkan materi yang disampaikan dapat diserap oleh para siswa sehingga selama ramadhan ini para siswa dapat menambah ilmu agamanya dan dapat mengurangi perilaku negative.

“Perilaku negative tersebut, bisa ditekan dan diminimalisir selama pesantren ramadhan. Perilaku positifnya harus bisa diteruskan hingga waktu seterusnya,” kata Supendi.

Sementara itu ribuan siswa sangat antusias mengikuti pesantren ramadhan yang dibuka oleh Bupati Indramayu tersebut. Bahkan mereka sempat bercengkrama dengan orang nomor satu itu dengan saling melontarkan pertanyaan. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)