Asda Maman Kostaman Paparkan Sosialisasi Smarter World Living Lab dan Lebu Digital

DISKOMINFO INDRAMAYU — Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu Maman Kostaman memimpin langsung “Sosialisasi Smarter World Living Lab dan Lebu Digital”.

Sosialisasi Smarter World Living Lab dan Lebu Digital yang menghadirkan narasumber Nirwan Harapan dan dihadiri sejumlah kepala Perangkat Daerah (PD) dan para camat ini berlangsung di Ruang Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Selasa (28/6/2022).

Dikatakan Asda Maman Kostaman, tujuan diselanggarakannya sosialisasi ini tidak lain karena berkaitan dengan program Lebu Digital (Le-Dig) yang merupakan kebijakan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar dalam implementasi Teknologi Informasi dan Internet of Things (IoT) yang paling terkini untuk benar-benar dipahami oleh para kepala Perangkat Daerah dan camat se-Kabupaten Indramayu.

“Sudah disebutkan ada Le-Dig, Lacak Aset Daerah (La-Da), Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta) dan program-program lain sebagai turunan dari program prioritas 99 Bupati maupun 10 program unggulan. Maka program dari Bupati Indramayu ini yang berkaitan dengan penerapan Teknologi Informasi dan IoT ke dalam program-program yang saya sampaikan tadi, Ibu Bupati dan Pak Sekda ingin ada pemahaman yang sama berkaitan dengan program tersebut,” katanya.

Asda Maman menambahkan, alasan dari perlunya pemahaman penerapan Teknologi Informasi dan IoT ini karena program Le-Dig ini sudah dikenal masyarakat dan pemerintah provinsi sudah memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

“Sekda Jabar berencana mengunjungi Kabupaten Indramayu, karena dikatakan program tersebut adalah lompatan besar dibidang penerapan IoT di Kabupaten Indramayu. Program-program tersebut sudah masuk ke dalam anggaran pada beberapa perangkat daerah seperti BKD, Diskominfo, Dikbud dan tersebar di dinas-dinas yang lain berkaitan dengan menyokong program ini,” tambahnya.

Asda Maman menjelaskan, implementasi Teknologi Informasi dan IoT ini akan diterapkan secara bisnis dan melibatkan PT. Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) yang ditunjuk sebagai pelaksananya.

“Secara details berkaitan pemahaman dan konsep penerapannya termasuk ada di desa. Kemudian untuk pelaksanaan dengan BWI, pemerintah sedang melaksanakan pematangan berkaitan dengan konsep bisnisnya,” jelasnya.

Apalagi papar Maman, sesuai keinginan Bupati Indramayu Nina Agustina penerapan teknologi informasi dan IoT ini bisa dipahami oleh para SKPD dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu seutuhnya sehingga dapat diteruskan atau disosialisasikan pada tingkat bawah.

“Bupati menyampaikan bahwa semua perangkat daerah dan kecamatan, secara totalitas bisa melaksanakan program ini dengan secara sempurna dan baik. Program tersebut sudah masuk dalam anggaran daerah dan program tersebut juga dapat menyambungkan bupati, para kuwu, para lurah, para camat dan perangkat daerah,” paparnya.

Sementara itu dipaparkan oleh narasumber dari PT. BWI Nirwan Harahap, bahwa program Le-Dig merupakan sebuah ekosistem desa digital berbasis satelit, yang berfungsi untuk mendigitalisasi semua desa yang tidak memiliki infrastruktur internet terestrial.

Nirwan berencana terkait penerapan teknlogi informasi dan IoT pada sektor pasar melalui BWI, pemerintah akan melakukan implementasi program tersebut pada desa dan masyarakat sehingga perlu disampaikan oleh para camat untuk diteruskan ke masing-masing desa. (Isnaini/MTQ—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)