Bentrok di Depan Kantor Bupati, Perusuh Ditembak | INDRAMAYUKAB.GO.ID
Rabu , 18 Juli 2018

Bentrok di Depan Kantor Bupati, Perusuh Ditembak

Bentrokan yang dipicu persoalan politik terjadi alun-alun, tepat di depan Kantor Bupati Indramayu, Sabtu (24/02/2018). Massa yang beringas berusaha menerobos barikade aparat keamanan bersenjata lengkap. Saat situasi semakin tidak terkendali, seorang Perusuh terpaksa ditembak setelah diperingatkan dengan berbagai cara.

Peristiwa bentrokan antara kelompok massa pendukung calon pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dengan petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI itu, berlangsung cukup lama. Bahkan, pasukan berlapis aparat keamanan sempat kewalahan sebelum berhasil memukul mundur massa yang semakin beringas tersebut.

Semburan dari armada water canon, tembakan peringatan dan gas air mata seperti tidak bisa menghentikan amarah massa. Bersamaan dengan itu, tembakan yang menjadi keharusan bertindak secara terukur terpaksa dilakukan. Satu orang perusuh langsung terkapar. “Kerusuhan dan penanganannya ini hanya simulasi saja. Ini bentuk kesiapan kami untuk mengamankan Pilkada Serentak 2018, khususnya Pilkada Jabar. Karena di Indramayu tidak ada pemilihan bupati dan wakil bupati, tapi perlu dilakukan langkah antisipasi,” ¬†jelas Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin didampingi Dandim 0616, Letkol Kav Agung Nur Cahyono.

Disampaikan, segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk konflik antar massa pendukung pasangan cagub/cawagub. Meski demikian pihaknya sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan sesuai standar operasi dan prosedur atau SOP. Konsentrasi pengamanan pun dilakukan terhadap titik-titik berkumpulnya massa, KPU, Panwaslu, dan kantor-kantor partai politik.

Menurutnya, hingga saat ini situasi dan kondisi keamanan di Kabupaten Indramayu masih aman terkendali. Juga tidak ada indikasi yang mengarah pada hal-hal negatif. “Ada dua ribuan personel yang akan mengamankan di wilayah Indramayu. Pemetaan sudah kami lakukan dan terus dilakukan pemantauan lebih lanjut terhadap perkembangannya,” ungkap dia.

Untuk dapat mewujudkan kondusivitas selama Pilkada Jabar 2018, masyarakat diimbau untuk turut berperan aktif bersama-sama Polri dan TNI. Ditekankan pula agar tidak mudah terprovokasi dan memercayai setiap informasi yang dipastikan akan santer beredar. “Jaga lingkungannya masing-masing, dan jangan termakan isu maupun berita hoax,” pungkasnya. Aa DENI / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu