Bimtek Program RHHS 2019, Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indramayu – INDRAMAYUKAB.GO.ID
Kamis , 12 Desember 2019

Bimtek Program RHHS 2019, Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indramayu

DISKOMINFO INDRAMAYU – Pelaksana Tugas Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat membuka langsung kegiatan Bimbingan Teknis dan Pelatihan SDM Program Rumah Harapan Hidup Sejahtera (RHHS) Sistem Layanan Rujukan Terpadu Penanganan Kemiskinan Kabupaten Indramayu Tahun 2019 di Hotel Grand Trisula Indramayu, Selasa (26/11/2019).

Plt. Bupati Indramayu dalam sambutannya mengatakan, sebanyak 51 desa dari 4 kecamatan di Kabupaten Indramayu mendapatkan bantuan Program RHHS melalui APBD Propinsi Jawa Barat Tahun 2019.

Dengan Program RHHS ini kata dia, dibentuk kelembagaan Manager Program pada tingkat Kabupaten Indramayu yang dibidangi Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja Indramayu. Kemudian dibentuk kelembagaan Pengelola Program tingkat kabupaten, dibentuk Supervisor di tingkat kecamatan dan dibentuk fasilitator ditingkat desa/kelurahan.

“Program RHHS ini dari 51 desa/kelurahan di Indramayu dinamakan fasilitaor yang berjumlah 1 orang dibawah fasilitator kemudian dibentuk juga Pusat Kesejahteraan Sosial atau Puskesos yang berjumlah 3 orang,” katanya.

Menurutnya, Puskesos inilah yang merupakan pelayanan RHHS yang diharapkan mampu menjadi pilar percepatan dan ketepatan pelayanan bagi warga miskin untuk mendapatkan layanan terbaik program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

“Untuk itulah SDM yang terlibat harus mendapatkan bekal yang mumpuni melalui kegiatan Bimtek ini. Untuk itu ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena saudara sebagai fasilitator dan Puskesos akan memikul tugas mulia dalam menuntaskan kemiskinan di Bumi Wiralodra ini,” tambahnya.

Ia berharap, keberadaan Program RHHS dapat berkelanjutan melalui APBD Kabupaten Indramayu dengan harapan setiap SKPD ikut mendukung dalam percepatan penuntasan kemiskinan di Indramayu.

“Semua SKPD saya harapkan mendukung dan berkontribusi dalam menuntaskan angka kemiskinan di Indramayu melalui penyerapan APBD Indramayu sehingga tidak hanya terfokus pada Dinas Sosial Indramayu semata,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Marsono melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Aminah mengatakan, Program RHHS ini di Kabupaten Indramayu merupakan program unggulan gagasan Propinsi Jawa Barat dalam mengentaskan kemiskinan melalui pelayanan secara terpadu satu pintu.

“Pelayanan RHHS ini semua layanan kemiskinan dilakukan secara satu pintu secara tepat dan cepat serta tidak menunggu lama di lapangan dengan syarat melihat (BDT) Basis Data Terpadu di masing-masing desa/kelurahan di Indramayu. Layanan yang diberikan seperti, kesehatan gratis bagi fakir miskin, bantuan tunai maupun non tunai, bantuan Kartu Indonesia Pintar dan bantuan Kartu Kesejahteraan Sosial,” pungkasnya. (M.Toyib/Diskominfo Indramayu)