Indramayu Songsong Cyber City

Dipublikasikan oleh RFM pada

INDRAMAYU 24/9/2013 – Untuk mewujudkan pemerintah kabupaten berbasis teknologi informasi dan menuju Indramayu e-government 2015. Kabupaten Indramayu terus mempersipkan diri untuk menyongsong cyber city. Untuk mendukung rencana program tersebut, seluruh kepala OPD dan camat se Kabupaten Indramayu menyamakan persepsi untuk mempersiapkan diri dan berkumpul di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (24 September 2013).

 

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Dedy Suhendi, S.Sos menjelaskan, setelah sukses dengan terlaksananya pembangunan Sistem Informasi Daerah Terpadu (SIDT) tahun 2012 yang menghubungkan seluruh kantor OPD sejumlah 28 lokasi menjadi satu kesatuan integrasi, maka Pemkab Indramayu akan menindaklanjuti pondasi awal yang telah terbangun tersebut.

Dedy menambahkan, pada SIDT tahap 1 pihaknya telah menghubungkan 28 instansi dalam 1 jaringan kemudian telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat yang berkualitas tinggi, berstandar, dan sesuai dengan teknolgi terkini. Serta yang terpenting nantinya untuk mewujudkan cyber city adalah masyarakat bisa mengakses jaringan internet secara free meskipun anggaran untuk mendukung program itu sangat besar.

“Meskipun biaya awal investasi relative besar, namun apabila dilaksanakan secara terencana, tepat guna, penyesuaian periorotas dan efisensi tinggi, maka kelebihan dan manfaat yang akan diperoleh selanjutnya akan menjadi jauh lebih berharga dari nilai yang dikeluarkan,” kata Dedy.

Sementara itu konsultan dari Global Erakom Teknologi, Gerald, mengungkapkan, jika semuanya sudah terkoneksikan dengan SIDT maka system yang digunakan bisa diaplikasikan untuk kepentingan simpeg, sim-ardok, sim-pendapatan, sim-perijinan, sim-inspektorat, simars (system informasi untuk rumah sakit), GIS, dan berbagai sim lainnya.

Berbagai komentar dilontarkan oleh para kepala OPD dan camat yang mengikuti kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Indramayu Ir. Firman Muntako berharap dengan penerapan SIDT ini berbagai potensi pertanian bisa go public dan diakses oleh masyarakat. Sementara Camat Arahan Indra Mulyana, AP. M.Si mengungkapkan dengan penerapan SIDT semakin mempermudah system birokrasi dan diharapkan dalam aplikasinya tidak menemui masalah seperti halnya simduk yang telah berjalan selama ini. (deni/humasindramayu)