Kualitas Guru DTA Indramayu Ditingkatkan – INDRAMAYUKAB.GO.ID
Minggu , 5 April 2020

Kualitas Guru DTA Indramayu Ditingkatkan

DISKOMINFO, INDRAMAYU – Sebanyak 1.000 tenaga pengajar atau guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) seluruh Kabupaten Indramayu ikuti Sosialisasi Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Tahun 2020 dari 18 hingga 21 Februari 2020, di Aula Masjid Islamic Centre Syekh Abdul Manan Indramayu, Selasa (18/2/2020).

Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu Asfuri, S.Ag. M.Pdi mengakatan, kualitas tenaga pengajar DTA di Indramayu harus memiliki kemampuan yang berkompeten dan profesional untuk terwujudnya pendidikan islam secara menyeluruh dan mendalam.

Sebagaimana diamanatkan Perda Kabupaten Indramayu No.17/2012 tentang Wajib Belajar DTA dan Perbup No.53/2018 tentang Bantuan Operasional Pendidikan Diniyah (BOPD) di Kabupaten Indramayu.

Dijelaskan Asfuri, Pemkab Indramayu serius membangun kualitas pendidikan keagamaan islam setiap tahun, dengan menggelontorkan bantuan BOPD yang nominalnya besar dan tertinggi di Jawa Barat.

“Oleh karena itu perhatian Pemkab Indramayu dalam penyaluran BOPD pada Tahun 2019 mencapai 14 Miliar sementara Tahun 2020 mencapai 15,6 Miliar. Maka menjadi perhatian bersama untuk diimbangi dengan peningkatan kualitas dan kompetensi profesional guru MDTA ini,” jelasnya.

Sementara Plt Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat dalam sambutanya mengatakan, segala penyelenggaraan pendidikan keagamaan akan terus dioptimalkan, khususnya DTA di seluruh MDTA Kabupaten Indramayu

“Saya lakukan untuk mewujudkan pendidikan keagamaan yang berkualitas dalam rangka pembentukan watak dan kepribadian peserta didik sebagai muslim yang taat dan mengerti dan bertanggung jawab,”katanya.

Ia menyebutkan, pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dianggap perlu untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan DTA bisa meningkat, di samping itu pula untuk meningkatkan kualitas kompetensi pencapaian hasil belajar pendidikan keagamaan di madrasah.

“Saya berkomitmen setiap penyelenggaraan pendidikan keagamaan dalam hal ini DTA akan saya perhatikan, baik untuk penganggaran atau peningkatan SDM karena diharapkan sejalan dengan bekal kepada peserta didik dengan Visi dan Misi Indramayu “Remaja” Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtera. Contohnya program satu desa satu hafidz dan hafidzah, ini merupakan peningkatan mutu masyarakat melalui pendidikan keagamaan,”harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Guru MDTA PUI asal Kecamatan Losarang Mujadi mengungkapkan, sangat berterimakasih kepada Pemkab Indramayu yang telah memperhatikan kualitas tenaga pengajar DTA untuk dapat bersinergi dan sejalan dengan visi Indramayu Remaja. (M.Toyib/Diskominfo Indramayu)