Mahesa Prabu Febriyanto, Juara Terbaik Antar Provinsi Lomba Model Batik Nusantara

DISKOMINFO INDRAMAYU – Mengagumkan dan membanggakan. Itu mungkin kata yang pantas untuk menggambarkan sosok Mahesa Prabu Febriyanto. Betapa tidak. Anak berusia 5 tahun ini telah mampu mengharumkan nama Indramayu di kancah regional.

Belum lama ini Mahesa Prabu Febriyanto telah sukses membawa pulang Piala Gubernur Jawa Barat pada Lomba Tari Topeng Kelana 5 Wanda Tingkat provinsi Jawa Barat.

Kali ini Mahesa Prabu Febriyanto meraih Juara Terbaik Antar Provinsi Pada Lomba Model Batik Nusantara yang di laksanakan, di Yogya grand Cirebon Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu 22 Mei 2022.

Mahesa Prabu Febriyanto murid Taman Kanak-kanak (TK) Yassmin Kali Kulon Desa Drunten Wetan Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu ini pada lomba model cilik batik Nusantara mengenakan pakaian Batik Khas Indrmayu dan berjalan dengan lihai di atas catwalk.

Penampilan bocah bertubuh montok ini berhasil menarik perhatian dan memukau para juri dengan lenggak-lenggoknya yang bak peragawan profesional. Dan berkat pakaian batik khas Indramayu berwarna hitam kemerahan yang menawan, alhasil, juri menetapkan Mahesa Prabu Febriyanto sebagai peserta terbaik.

Kepala Sekolah TK Yassmin Kali Kulon Atiek Pratiwi,S.Pd mengatakan, dengan penghargaan ini otomatis Mahesa Prabu Febriyanto mewakili Jawa Barat pada Final Lomba Model Batik Indonesia cilik yang akan di gelar di Jakarta Bulan Oktober 2022.

“Alhamdulillah, dalam lomba tersebut Mahesa Prabu Febriyanto sukses mengalahkan peserta lainnya dan berhasil lolos ke final pada lomba model batik Indonesia cilik yang akan di selenggarakan di Jakarta pada Bulan Oktober 2022 nanti,” katanya kepada Di skominfo Indramayu, Selasa (24/5/2022).

Di ungkapkan H.Danuri ayah Mahesa Prabu Febriyanto, dengan penghargaan ini berharap Mahesa Prabu Febriyanto mendapatkan dukungan berupa sponsor dari Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun pengusaha atau industri di Kota Mangga.

“Karena kalau dari Cirebon kami sudah ada penawaran sponsor, tetapi kami tidak mengambil dulu dan juga belum juga kami tolak. Karena takutnya di salahkan karena belum kordinasi dengan pihak indramayu. Kami ingin barangkali ada yang mau mensponsori Mahesa untuk tampil nanti ke babak final Model batik Indonesia cilik dari Indramayu, mangga kami masih open baik itu dari pemerintah daerah mupun industri atau pengusaha, sehingga kita harapkan saling memajukan atas nama Indramayu lebih harum di tingkat nasional,” ungkapnya. (MTQ—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)