Musim Kemarau,  Petambak Lele Indramayu Panen Raya

Dipublikasikan oleh Toyib pada

Indramayu – Masih berlangsungnya musim kemarau di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, tidak menyurutkan potensi unggulan lumpuh total akibat dampak kekeringan.

Semisalnya sejumlah petambak ikan lele di Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu para pertambak di musim kemarau saat ini, masih saja melangsungkan kegiatan panen ikan lele. Bahkan tidak tanggung-tanggung setelah ikan dipanen turut dikirim ke luar daerah seperti Bandung dan Subang.

Salah seorang petambak ikan lele setempat Reman mengatakan, proses panen ikan lele dilaksanakannya setiap ikan berumur 2,5 bulan. Proses panen ikan dilaksanakan dengan beralih di setiap kolam ikan lele atau tambak berukuran 170 hingga 250 meter.

“Kami melaksanakan panen ikan lele lokal ini bergantian antara kolam yang satu dan lainnya,” katanya di Kandanghaur, Kamis (12/11/2020).

Reman menjelaskan, untuk harga ikan lele sendiri dijual Rp 22.000/kilogram kepada para penadah dalam daerah Indramayu hingga pemesan dari luar daerah Indramayu untuk kemudian menjadi menu makanan rumahan hingga olahan kerupuk ikan lele.

“Kalau harga sebetulnya kita punya kategori misalkan yang super itu bisa sampai Rp.22.000/kilogram,”jelasnya.

Sementara itu saat disinggung penyebab berhasilnya proses panen ikan lele di musim kemarau Reman menerangkan, ketersediaan air kolam atau tambak ikan lele berumber dari pompanisasi air serta rutin memberikan pakan lele setiap tiga kali selama sehari menjadi faktor berhasilnya proses panen ikan lele berlangsung. (M.Toyib/Diskominfo Indramayu)