Peringati HTTS 2019 STIKEs Ingin Indramayu Tanpa Rokok – INDRAMAYUKAB.GO.ID
Jumat , 20 September 2019

Peringati HTTS 2019 STIKEs Ingin Indramayu Tanpa Rokok

DISKOMINFO INDRAMAYU – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indramayu menyayangkan masih banyaknya iklan perusahaan rokok di beberapa reklame di Kabupaten Indramayu padahal Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah tempat instansi pemerintah dan swasta.

Hal itu ditegaskan Depi Yulyanti, S.KM Dosen Pembina Kemahasiswaan Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Indramayu pada peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2019 bersama Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMA KESMAS) STIKes Indramayu. Rabu (29/5/2019) di Aula Kampus STIKes Indramayu.

“Indramayu sangat luar biasa sudah memiliki Perda KTR di bandingkan kabupaten/kota lain yang belum memiliki namun kenyataanya perda itu sendiri kenapa hanya KTR yang dikaitkan, tidak sekalian melarang edaran rokok baik berupa iklan maupun sponsor sehingga seolah-olah komitmen pemda itu kurang serius,” katanya.

Menurutnya, perusahaan rokok yang memasang iklan dan menjadi sponsor di setiap event kegiatan ketika mengeluarkan pajak dengan nilai sangat tinggi dianggapnya tidak menjadi masalah.

“Perusahaan rokok dengan membayar berapa ratus juta pajak iklan dan sponsor kegiatan pun tidak masalah. Tetapi ketika masyarakat meninggal akibat dampak merokok dan kurang seriusnya peran pemerintah daerah itu menjadi permasalahan besar sendiri dan bagaimana komitmen sesungguhnya,” tambahnya.

Menyikapi keluhan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu H. Rinto Waluyo menjelaskan, pajak dari reklame perusahaan rokok di Indramayu hanya sedikit jumlahnya. Demikian dengan adanya Satuan Tugas (Satgas) KTR Indramayu merupakan bentuk komitmen pemda mengurangi perokok di Kabupaten Indramayu.

“Jumlah iklan perusahaan rokok di sejumlah reklame kenyataanya hanya sedikit pajak yang masuk kas daerah. Untuk keseriusan saat ini kami terus berjalan terbukti adanya Satgas KTR Indramayu ini untuk mengurangi perokok dengan bersosialisasi bahaya rokok bahkan menindak tegas ketika masyarakat merokok sembarangan sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Rinto sangat mengapresiasi Stikes Indramayu menginginkan kota manga bersih dari iklan perusahaan rokok sehingga dapat ditindak lanjuti dengan beraudiensi langsung bersama Bupati Indramayu dan dirinya.

“Langkah pertama mari beraudiensi dengan Bupati Indramayu bersama saya dan Satgas KTR Kabupaten Indramayu karena memang saya tidak merokok bapak bupati tidak merokok sehingga momennya pas ketika kita menginginkan Indramayu bersih dari rokok dengan catatan kita kompak dan bersama-sama,” pungkasnya. (M.Toyib/Diskominfo Indramayu)