Pjs. Bupati Indramayu Akhiri Masa Tugasnya Dengan Menyantap Lele Bakar

Dipublikasikan oleh vanzet pada

DISKOMINFO INDRAMAYU – Bambang Tirtoyuliono mengakhiri masa tugasnya sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Indramayu dengan menyantap lele bakar bersama kelompok petani ikan “Mina Hikmah” di Desa Cibeber Kecamatan Sukagumiwang, Jumat (4/12/2020).

Dalam kunjungan kerjanyanya itu, Bambang dampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Trisna E. Handarin, Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan (Diskanla) Edy Umaedi, serta Ketua Kelompok Peternak Ikan Mina Hikmah Suwenda.

Sebagaimana diketahui, Bambang bertugas sebagai Pjs. Bupati Indramayu sejak 2,5 bulan yang lalu dan berakhir pada hari ini (Red: 5 Desember 2020).

Dalam masa kepemimpinannya yang singkat, Bambang yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat mengaku sangat terkesan dengan Kota Mangga ini. Selama memimpin Indramayu, Bambang mengelilingi wilayah Indramayu secara intens, khususnya ke wilayah-wilayah yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sentra-sentra ekonomi.

Sebelum mengakhiri tugasnya di Indramayu, di sela-sela pemberian sertifikat tanah kepada anggota kelompok petani Ikan Mina Hikmah, Pjs. Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono berkenan menerima reporter Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu untuk melakukan wawancara.
Berikut ini petikan wawancaranya:

Apa kesan-kesan Bapak terhadap Indramayu?

Indramayu memiliki keuanggulan komparatif baik sumberdaya alam termasuk kultur sosialnya.

Pengembangan kawasan REBANA termasuk PSN Petrokimia akan memberikan dampak positif untuk akselerasi pembangunan ekonomi dan sosial. Namun core bisnis Indramayu tetap mengutamakan pertanian dan perikanan (perikanan tangkap dan perikanan darat). Perencanaan dan konsistensi pembangunan menjadi hal penting untuk mewujudkan Indramayu maju (pendapatan perkapita akan naik, kemiskinan akan turun dan tentunya indeks pendidikan akan naik)

Oleh karenanya, melalui skema Pentahelix (Red: Lima Jaringan yakni Pemerintah, Masyarakat, Akademisi, Pengusaha/Pebisnis, dan Media, atau ABGCM) salah satu solusi dengan keterbatasan anggaran pemerintah untuk akselerasi pembangunan multidimensi.

Dari berbagai kunjungan Bapak ke wilayah Indramayu, kunjungan ke lokasi mana yang paling berkesan?

Semua terkesan. Industri pariwisata menjadi multiplier value dari resources yang ada baik karangsong dengan Pulau Biawaknya, Situbolang dengan agribisnisnya, karangsong dengan budidaya mangrove dan tempat pelelangan ikannya (TPI), Kenanga dengan pabrik kerupuknya, dan lain-lain.

Apakah Bapak yakin Indramayu akan melesat menjadi daerah yang maju, minimal di wilayah III Cirebon

Indramayu memiliki potensi yang luar biasa. Saya optimis dan haqqul yakin masyarakatnya bisa sejahtera. Karena Indramayu punya segalanya, baik sumber daya alamnya, maupun etos kerja masyarakatnya.

Angka kemiskinan sebesar 11, 11% di tahun 2019 akan turun seiring dengan meningkatkan pendapatan perkapita dan sentuhan sosial.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memudahkan aksesibilitas antar wilayah menjadi penting sebagai sarana untuk melancarkan roda ekonomi.

Keberadaan Tol Cipali dengan Bandara Kertajati, serta Pelabuhan Patimban tentunya, akan menjadi pemicu investasi Indramayu jika aksesibilitas sarana transportasi dibuka

Kata kuncinya ada di inovasi pengembangan semua sumber daya yang ada. Buat branding sebagai keunggulan komparasinya. Optimalkan skema Pentahelix-nya.
Seperi sekarang ini, kita makan lele bakar di sini, ininkan luar biasa. Lelenya gurih dan tidak apek, karena pembudidayq di sini melakukan inovasi. Hasilnya sungguh luar biasa. Dapat memberi kesejahteraan untuk masayarakt sekitar sini.

Terima kasih Pak Pjs. Bupati Indramayu. Selamat bertugas kembali ke Provinsi Jawa Barat

Siap. Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, kepada Forkominda, Pak Sekda, Perangkat Daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, apabila selama memimpin Indramayu memiliki banyak kekurangan dan kesalahan.

Indramayu ada di hati saya. Saya berharap, jalinan silahturahmi ini tetap terjaga. Mampir ke kami kalau lagi di provinsi, karena saya juga Wong Dermayu.

Salam untuk semuanya. Sehat-sehat selalu. Jaga kesehatan, serta tetap patuhi protokol kesehatan.
(Diskominfo Indramayu)