Primkopti Indramayu Mampu Jual Kedelai Senilai 43 Miliar – INDRAMAYUKAB.GO.ID
Rabu , 26 Februari 2020
Breaking News

Primkopti Indramayu Mampu Jual Kedelai Senilai 43 Miliar

DISKOMINFO INDRAMAYU – Usaha Primkopti Indramayu setiap tahun terus menggeliat bahkan pada tahun 2019 lalu mampu melakukan penjualan kedelai sebanyak 6.361.970 kilogram dengan nilai Rp43.195.506.770,-

Menggeliatnya usaha Primkopti tersebut terungkap ketika berlangsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkopti, Sabtu (18/01/2020) di Kantor Primkopti Jalan Gatot Subroto Indramayu.

Ketua Primkopti Indramayu, Supriyadi menjelaskan, dengan jumlah anggota dilayani mencapai 342 orang. Primkopti Indramayu terus eksis dalam ikut serta membantu perekonomian di Kabupaten Indramayu. Bahkan Primkopti Indramayu terus meningkatkan kepercayaan kepada publik dengan menciptakan koperasi yang sehat.

Supriyadi menjelaskan, pada tahun buku 2019 lalu, selain mampu menjual kedelai dengan jumlah fantastis, Primkopti mampu mencatatkan aset senilai Rp9.484.398.025,22dengan selisih hasil usaha mencapai Rp369.543.784,98.

Selain itu untuk perdagangan umum/waserda sembako senilai Rp577.434.860,-plastik Rp128.708.140,- ragi/uniculum Rp258.384.000,- dan kredit barang konsumtif Rp530.030.000,-.

Selanjutnya Primkopti juga mencatat jasa angkutan senilai Rp599.685.000,- jasa alat resepsi Rp310.000,- pangkalan gas Rp61.652.500,- dan kios tahu susu Rp4.695.000,-.

Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, tetap eksisnya Primkopti Indramayu merupakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Indramayu. Pasalnya, ketika krisis ekonomi beberapa waktu lalu koperasi tetap eksis dan bertahan.

Primkopti Indramayu, lanjut Taufik, harus terus meningkatkan kualitas usaha penjualan kedelainya karena saat ini terpaan penjualan kedelai dari pasar luar sangat terbuka. Maka anggota Primkopti harus dilindungi dengan terobosan yang dilakukan oleh pengurus Primkopti.

“Primkopti jangan hanya menjual kedelai mentah dan monoton, tapi juga harus mempunyai inovasi pengolahan kedelai dan turunannya. Selain itu sentuhan teknologi juga harus masuk sehingga produknya bisa tahan lama,” tegas Taufik.

Pada RAT Primkopti tersebut juga diberikan beberapa santunan kepada anak yatim dan bakti sosial lainnya. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)