Setelah Singgah di Indramayu, Para Atlet Kembali Tempuh Ribuan Kilometer

Kampanyekan “Stop Wariskan Sampah”

DISKOMINFO INDRAMAYU — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu Aep Surahman melepas Atlet yang singgah di Kabupaten Indramayu dalam rangka kampanye lingkungan The Rising Tide “A Grassroot Movement for Sustainabillity”, di Halaman Pendopo Indramayu, Kamis (11/08/2022).

Pelepasan tersebut sebagai bentuk dukungan serta komitmen Kabupaten Indramayu dalam kampanye menjaga lingkungan. Dengan membawa slogan “Stop Wariskan Sampah”, atlet tersebut menempuh jarak sejauh 1.293 kilometer dari Bali menuju Jakarta dengan melaksanakan rangkaian tiga olahraga sekaligus yaitu berenang, bersepeda, dan berlari (Red:Triathlon).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Parahita Padma Negara bekerjasama TNI Angkatan Laut Republik Indonesia ini berlangsung selama 3 pekan mulai 18 Juli hingga 17 Agustus 2022, dengan mengunjungi berbagai kota di sepanjang rute untuk memperoleh pendataan sampah secara tepat yang dapat menjadi landasan untuk menentukan cara yang efektif dan efisien dalam mengatasi polusi sampah dan menyatukan seluruh pemangku kepentingan untuk berkomitmen pada rangkaian pemulihan lingkungan.

Saat melepas atlet, Kepala DLH Kabupaten Indramayu Aep Surahman mengatakan sangat mendukung kampanye lingkungan yang dilakukan. Aep berharap semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menggugah masyarakat untuk dapat meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah.

“Saya sangat mendukung kampanye lingkungan ini. Saya berharap masyarakat yang berada di daerah yang dikunjungi dapat tergugah untuk lebih peduli pada pengelolaan sampah,” katanya.

Peserta utama Triathlon Muryansyah (35) atau biasa disapa Yansyah mengatakan, sangat merasa senang bisa disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu walaupun tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

“Saya merasa sangat senang datang ke Indramayu, apalagi dapat disambut secara langsung oleh perwakilan pemerintah kabupaten Indramayu walaupun tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu sebelumnya,” katanya.

Yansyah menambahkan, kegiatan ini merupakan kampanye lingkungan yang bertujuan untuk mengumpulkan dan pendataan sampah, serta mendata populasi kriteria sampah yang ditemukan sepanjang rute perjalanan yang mana data tersebut akan diserahkan ke Presiden RI.

Yansyah mengharapkan, untuk Kabupaten Indramayu agar program yang ada selama ini dapat terus disinkronisasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Selama ini program yang ada di Kabupaten Indramayu sudah bagus. Namun saya berharap agar program tersebut dapat disinkronisasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pusat supaya memperoleh bantuan potensi menyerap sampah juga bagaimana untuk memaksimalkan penanganan sampah pada sumbernya dapat berjalan dengan baik,” harapnya. (Fikri/MTQ—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)