Gerakan Tanam Cabai di Indramayu, Langkah Nyata Penuhi Kebutuhan Pangan

Loading

DISKOMINFO, INDRAMAYU- Dalam upaya menanggulangi inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan, terutama menekan lonjakan harga cabai yang pernah mencapai Rp 100.000/kilogram, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Disdikbud, beserta Organisasi Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Indramayu secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai. Kegiatan ini dilakukan di lahan pertanian dan di halaman rumah warga.

Tujuannya untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang ada serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah. Selain itu, juga dapat menekan inflansi.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Indramayu, Jajang Sudrajat, Ketika memberikan pelatihan menanam cabai pada peserta didik SDN Margadadi 5 Kecamatan Indramayu, Senin (5/1/26) yang lalu, menjelaskan pelaksanaan pelatihan menanam cabai secara bergilir di setiap kecamatan. Seluruh peserta pelatihan nantinya akan dilibatkan pada penanaman cabai serentak di sekitar area perkantoran, halaman sekolah, termasuk di setiap pekarangan rumah warga.

Jajang berharap kegiatan tanam cabai ini pun dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan tidak bergantung pada pasokan cabai dari luar daerah.

“Gerakan bertanam serentak juga diharapkan bisa menekan harga cabai hingga pada kisaran harga normal,” ujarnya.

Selain itu Jajang menegaskan pentingnya membangun ketahanan pangan dari dalam daerah agar masyarakat tidak tergantung pada komoditas yang dipasok dari luar. Meski demikian Jajang menyadari tantangan terkait terbatasnya lahan pertanian, terutama dengan kepadatan penduduk, untuk itu Gerakan Tanam Cabai Serentak di halaman-halaman kantor, lembaga Pendidikan dan pekarangan rumah merupakan solusi tersendiri untuk memenuhi kebutuhan cabai di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini juga merupakan pelaksanaan dari Surat Edaran blBupati Indramayu No. 500.1.1/2190/Eko tentang sosialisasi gerakan menanam cabai merupakan salah satu solusi untuk menstabilkan dan menurunkan Inflasi daerah di Indramayu.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (atau kadang ditambah Lingkungan Hidup, menjadi Abdimas Gana LH), Kak Baman, mengatakan, dalam menanam cabai diperlukan juga inovasi di bidang pertanian dan kerja sama dengan semua pihak, termasuk dengan para peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Hal itu dilakukan agar Gerakan Serentak Menanam Cabai sukses sesuai harapan semua pihak. “Pola tanam yang benar dan inovasi yang tepat sangat penting untuk menyiasati keterbatasan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD SDN 5 Margadadi Indramayu Ida Faridah menyampaikan sukacita dan apresiasi dengan adanya kegiatan pelatihan menanam cabai disekolahnya.”Kegiatan menanam cabai ini merupakan kegiatan positif bagi siswa dan dapat berkelanjutan kepada peserta didik lain di sekolah lainnya”, ungkapnya.

Penulis: ht
Editor: ds

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Scroll to Top