![]()
DISKOMINFO INDRAMAYU – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu serta meningkatnya debit air Sungai Cimanuk menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Indramayu pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026. Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Indramayu hingga pukul 23.00 WIB, sebanyak 2.411 jiwa terdampak dan ratusan rumah terendam air dengan ketinggian antara 30 hingga 60 cm.
Bencana ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Cimanuk serta limpasan air di beberapa wilayah akibat penurunan elevasi sungai secara struktural. Selain itu, rusaknya beberapa saluran pembuang memperburuk kondisi genangan di permukiman warga.
Banjir ini berdampak signifikan pada tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Indramayu, yang meliputi Kecamatan Kertasemaya dengan sebaran wilayah terdampak di Desa Tulungagung, Desa Kertasemaya, dan Desa Kliwed; Kecamatan Jatibarang yang melanda kawasan Desa Sukalila serta Kecamatan Lohbener yang berdampak pada masyarakat di Desa Rambatan Kulon.
Secara total, terdapat 604 unit rumah dan 7 unit fasilitas umum yang terendam. Sebanyak 48 warga dilaporkan telah mengungsi, dengan rincian 34 orang dari Desa Kertasemaya dan 14 orang dari Desa Sukalila. Para pengungsi saat ini menempati rumah kerabat serta tempat ibadah terdekat.
BPBD Kabupaten Indramayu bersama tim gabungan telah mendirikan tenda posko, tenda pengungsi di Blok Rengaspayung, serta dapur umum mini untuk memenuhi kebutuhan logistik warga. Di sisi teknis, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dan BBWS Cimanuk Cisanggarung telah mengerahkan 4 unit ekskavator untuk melakukan perbaikan darurat pada tanggul yang jebol.
Menanggapi situasi ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar memaparkan kepada Tim Diskominfo Indramayu, Senin (26/01/2026), untuk menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan koordinasi antar lini.
“Prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian. Kami terus berkoordinasi dengan BBWS dan Dinas PUPR untuk percepatan perbaikan tanggul agar luapan air bisa segera teratasi. Meskipun saat ini air dilaporkan mulai surut, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Tim kami akan tetap siaga di lapangan hingga situasi benar-benar kondusif.” (Diskominfo Indramayu)
Penulis: isn
Editor: ds



