Panen Perdana Padi GALUR NA-178 di Desa Dukuhtengah

DISKOMINFO INDRAMAYU – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Karangampel melakukan panen padi perdana Varietas Padi GALUR NA-178, di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (29/3/2023).

Panen perdana tersebut diikuti Camat Karangampel, Ade Sukma Wibowo, Kabid Tapang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Imam Mahdi, Kuwu Desa Dukuh Tengah, Setiawan, Ketua KTNA Kabupaten, Dasma.

Hadir pula Direktur CV RAL, Wartijah, Perwakilan PT FS Tjipinang, Kepala UPTD dan Kasubag KPP Juntinyuat, Korluh dan para Penyuluh BPP Karangampel, serta para kontak tani se-Kecamatan Karangampel.

Dikatakan Camat Karangampel, Ade Sukma Wibowo, Panen Padi perdana galur NA 178 terlaksana dengan adanya koordinasi dengan UPTD KPP Juntinyuat dan BPP Karangampel, serta DKPP Kabupaten Indramayu.

Camat Karangampel, Ade Sukma Wibowo menyampaikan, maksud dan tujuan kegiatan ini merupakan kegiatan ubinan dan panen padi Galur NA 178 yang merupakan kegiatan kemitraan pertanian dengan PT FS Tjipinang, serta merupakan kegiatan panen perdana di Kecamatan Karangampel.

“Sektor pertanian Kabupaten Indramayu menjadi salah satu potensi yang menjadi perhatian pemerintah daerah melalui koordinasi dari instansi terkait. Terbukti berkat kerja keras dan kerja cerdas para petani di Kabupaten Indramayu, para penyuluh dan para aparat teknis di lapangan serta stakeholder terkait hingga Indramayu memiliki Produksi Padi terbesar se-Indonesia Tahun 2021 dengan jumlah produksi 1,3 juta Ton,” ujarnya.

BACA  Cari Bibit Unggul Dengan Kontes Ternak Sapi Potong

Ade Sukma Wibowo menjelaskan, panen perdana ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menunjang program Bupati Indramayu Nina Agustina untuk meningkatkan ketahanan pangan serta kontribusi dalam pencapaian target produksi beras Kabupaten Indramayu sebesar 1,8 juta ton GKG (gabah kering giling) sebagaimana yang ditargetkan oleh Kementerian Pertanian.

“Luas lahan yang ditanam di wilayah Kecamatan Karangampel sekitar 52 Hektare dan hasil ubinan sekitar 8,8 ton/Hektare, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para petani, apalagi dalam kegiatan ini ada kegiatan kemitraan dengan offtaker, sehingga ada jaminan pasar bagi petani terkait produk panennya,” jelasnya.

Selaku camat, Ade Sukma Wibowo berharap, melalui kegiatan kemitraan ini mampu memberikan nilai tambah, peningkatan pendapatan, juga kesejahteraan bagi para petani. (LKP/MTQ – Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Scroll to Top