BAZNAS Indramayu Salurkan Rp 25 Juta Untuk Koperasi | INDRAMAYUKAB.GO.ID
Selasa , 19 Maret 2019

BAZNAS Indramayu Salurkan Rp 25 Juta Untuk Koperasi

Di penghujung tahun 2018 ini, BAZNAS Kabupaten Indramayu kembali menyalurkan dana bantuan untuk pendirian Koperasi bagi keluarga miskin sebesar Rp 25.000.000,00. Penyerahan bantuan langsung diberikan kepada ketua Koperasi Plentong Maju Sejahtera Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra, Senin (31/12/2018).

Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, Moh. Mudor menjelaskan, pembentukan koperasi ini didasari oleh keinginan bersama dari para pedagang yang merupakan pelaku UMKM yang berada di objek wisata Pantai Plentong untuk berhimpun dan berorganisasi serta mempunyai lembaga keuangan yang bisa mengatur dan manjadi andalan bagi para pelakunya.

Atas dasar komitmen itu, BAZNAS Kabupaten Indramayu melihat peluang dan terus berpotensi untuk terus dikembangkan sebagai kesejahteraan bersama yang pada akhirnya Koperasi yang merupakan lembaga keuangan bisa menjadi soko guru bagi perekeonomian warga setempat.

Mudor menambahkan, total bantuan yang diberikan tersebut berjumlah Rp25.000.000,00 yang akan digunakan untuk modal usaha bagi 25 orang dengan masing-masing bantuan modal sebesar Rp350.000,00, simpanan pokok masing-masing Rp500.000,00 bagi 25 orang, simpanan wajib masing-masing sebesar Rp25.000,00 untuk 25 orang, simpanan manasuka masing-masing sebesar Rp25.000,00 untuk 25 orang, biaya notaris pendirian Koperasi sebesar Rp1.500.000,00 dan administrasi transport pengurus sebesar Rp1.000.000,00.

“Penggunaan dana BAZNAS untuk pendirian Koperasi ini diharapkan bisa menjadi embrio untuk mengembangkan UMKM Di Desa Ujunggebang dan dapat mensejahterakan anggotanya,” katanya.

Sementara itu Plt. Bupati Indramayu, H. Supendi mengatakan, Koperasi Plentong Maju Sejahtera ini setelah mendapatkan bantuan dana dari BAZNAS harus bisa dengan sebaik mungkin untuk mengelolanya dan usahanya harus terus berkembang.

Pendirian Koperasi ini, dalam usahanya harus bisa meniru BUMDes yang dimiliki oleh desa tersebut karena telah menjadi BUMDes terbaik ke-2 di Jawa Barat.

“Setelah BUMDes menjadi terbaik ke dua di Jawa Barat, maka Koperasinya harus bisa mengikuti bahkan kalau bisa mampu melampaui BUMDes,” tegas Supendi.

Supendi menambahkan, potensi dan peluang untuk mengembangkan Koperasi Plentong ini cukup terbuka lebar. Pasalnya, objek wisata Pantai Plentong saat ini sudah mulai dilirik oleh berbagai wisatawan baik dari Indramayu maupun kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Peluang besar itu sudah di depan mata apalagi jika sudah ada jembatan yang menghubungkan muara Indramayu dan Subang.

“Saya melihat pengelolaan pantai ini cukup kompak dan berkomitmen untuk memajukan secara bersama-sama. Area wisata itu harus nyaman dan bebas dari preman. Jika itu terjadi maka orang akan datang dan nyaman untuk berwisata,” katanya. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)