Perkecil Kesenjangan Perempuan Dengan Kebijakan Daerah | INDRAMAYUKAB.GO.ID
Senin , 20 Mei 2019

Perkecil Kesenjangan Perempuan Dengan Kebijakan Daerah

Untuk memperkecil kesenjangan perempuan, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui kebijakan dan program yang dikembangkan saat ini dan mendatang akan mengintegrasikan antara pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan kaum perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada seluruh kebijakan dan program pembangunan, di samping juga meningkatkan kualitas hidup perempuan itu sendiri.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu H. Supendi ketika membacakan sambutan pada Peringatan Hari Kartini ke-140 tingkat Kabupaten Indramayu, Senin (22/04/2019) di Alun-Alun Indramayu.

Supendi menambahkan, program pengentasan kemiskinan, program peningkatan kualitas hidup, dan perlindungan perempuan adalah program-program yang harus tertuang dalam RPJMD tahun 2016-2021. Dengan strategi pengarus-utamaan gender, diharapkan dapat mempercepat proses ke arah peningkatan kesejahteraan perempuan. Tentu saja hal itu tidak mudah dan membutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat.

“Keterlibatan perempuan dalam kancah publik merupakan aspek penting dalam percepatan pencapaian kesetaraan dan keadilan gender. Berpartisipasinya perempuan dalam bidang tersebut diharapkan mampu mengakses berbagai sumberdaya pembangunan sehingga dapat menyuarakan aspirasi dan hak-haknya,” tegas Supendi.

Kesempatan yang diberikan kepada perempuan dalam posisi pengambil keputusan atau penentu kebijakan di legislatif, eksekutif maupun yudikatif, walaupun prosentasenya masih relatif kecil, namun kiranya peluang tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kita menyadari bahwa perempuan yang aktif dalam berorganisasi atau terlibat dalam jabatan publik, dihadapkan pada tantangan dan persaingan yang lebih besar dibandingkan laki-laki,” tegasnya.

Oleh karena itu, maka kualitas diri perlu terus menerus diasah dan ditingkatkan, sehingga eksistensi keberhasilan perempuan akan dipandang oleh organisasinya sebagai suatu hal yang sudah sepantasnya didapat.

“Untuk itu, asah dan tingkatkan potensi, serta jaga citra diri yang baik, karena pencitraan diri yang baik akan mencerminkan kualitas organisasi,” kata Supendi.

Selain itu, jaga keseimbangan antara kualitas intelektual dengan kualitas emosional, serta tetap menjaga sikap lembut, bijaksana, penuh kasih sayang, dan penyabar. Dengan tetap menjaga pencitraan diri yang baik, maka berimplikasi pada citra organisasi yang baik, dan tentu saja hal tersebut akan membantu dalam pencapai tujuan yang diharapkan.

Pada upacara Peringatan Hari Kartini tersebut seluruh petugas upacara dilakukan oleh kaum perempuan baik dari Polres Indramayu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), dan pembacaan sejarah pergerakan Raden Ajeng Kartini dibacakan oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0616 Indramayu Ny. Utami Agung Nur Cahyono. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)