Istimewa dan Fenomenal Indramayu Raih Sepuluh Adipura | INDRAMAYUKAB.GO.ID
Kamis , 24 Januari 2019

Istimewa dan Fenomenal Indramayu Raih Sepuluh Adipura

Istimewa sekaligus fenomenal. Itulah dua kata yang tepat dialamatkan untuk Kabupaten Indramayu. Betapa tidak fantastis, pada tahun ini, Indramayu kembali meraih Adipura kategori Kota Kecil. Ini tentunya menjadi kado manis dan prestasi yang sangat membanggakan bagi Kabupaten Indramayu.

Diraihnya Adipura pada tahun ini merupakan suatu prestasi yang sangat luar biasa dan fenomenal, karena Kabupaten Indramayu mendapatkan penghargaan Adipura untuk yang ke sepuluh kalinya. Acara penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI , Jusup Kalla dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya di Auditorium Dr. Soedjarwo, Manggala Wanabakti Jakarta Pusat, Senin (14/01/2019).

Plt. Bupati Indramayu H. Supendi seperti yang dilansir Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu menjelaskan, diraihnya penghargaan Adipura ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang ingin menciptakan Kabupaten Indramayu bersih, hijau, teduh, asri, dan nyaman. Selain itu, diraihnya penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup ini menunjukan bahwa kinerja pemerintah daerah diapresiasi oleh pemerintah pusat.

Kendati demikian Supendi menegaskan, diraihnya penghargaan Adipura bukanlah tujuan akhir dari upayanya menjadikan Kota Mangga sebagai kota yang bersih, hijau, teduh, asri, dan nyaman. Namun yang terpenting adalah bagaimana dapat mengubah budaya dan perilaku sosial masyarakat Indramayu untuk mau terus hidup bersih dan sehat, serta berpartisipasi dalam setiap pembangunan yang sedang digalakan.

“Alhamdulilah, pada awal tahun 2019 ini, Kabupaten Indramayu kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan Anugerah Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk yang ke sepuluh kalinya. Oleh karena itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menjaga, memelihara, dan menciptakan lingkungan yang bersih, indah, hijau, asri, nyaman, serta teduh. Ayo, jadikan pola hidup bersih dan sehat ini sebagai budaya kita sehari-hari, karena dengan lingkungan yang bersih, membuat hidup kita semakin produktif dan bermanfaat,” tegas Supendi.

Supendi menegaskan, untuk menciptakan wilayah Kabupaten Indramayu yang hijau dan teduh saat ini pihaknya terus menggalakan ruang terbuka hijau diberbagai sudut kota Indramayu dan juga wilayah lainnya sehingga Kabupaten Indramayu sebagai kota pantai akan terlihat hijau dan teduh.

Ruang terbuka hijau di Kabupaten Indramayu saat ini masih sangat terbatas, namun demikian setiap tahun jumlahnya akan terus ditingkatkan untuk menjangkau wilayah yang ada di Kabupaten Indramayu sehingga masyarakat akan semakin nyaman hidup di lingkungannya atau livable.

Selain ruang terbuka hijau, melalui kebijakannya, pihaknya menginstruksikan kepada Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) terkait untuk melakukan pemantauan lingkungan & uji kualitas air dan udara; membangun ipal komunal limbah domestik dan industri kecil; pelayanan pengaduan pencemaran; pengembangan laboratorium lingkungan; uji emisi kendaraan bermotor; pengembangan bio gas (kotoran ternak); car free day; dan reklamasi bekas penambangan non logam.

Selain itu, lanjut Supendi, Kabupaten Indramayu, juga terus berbenah untuk menjadi laboratorium lingkungan hidup karena saat ini telah memiliki kawasan hutan mangrove sebagai ekowisata dan juga arboretum. Jumlah dan areal hutan mangrove jumlahya terus bertambah bukan hanya di Karangsong tapi juga dibeberapa tempat lainnya.

“Mangrove di Indramayu bukan hanya sebagai ekowisata yang bermanfaat bagi lingkungan dan memiliki nilai ekonomi tapi juga saat ini telah dijadikan sebagai laboratorium lingkungan hidup sebagai bahan edukasi bagi pelajar dan masyarakat Indramayu. Kami terus kembangkan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memperluas areal mangrove,” tegas Supendi. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)