Tv Robot di RSUD Indramayu Manjakan Pengunjung Dengan Informasi Akurat

Dipublikasikan oleh RFM pada

DISKOMINFO INDRAMAYU – Andi (42) duduk termangu. Pandangan matanya tidak lepas dari tv yang bentuknya seperti robot itu. Ia asyik melihat berbagai informasi dari layar kaca yang bentuknya seperti robot itu.

Andi tidak sendiri. Hari itu Selasa (21/07), ia berobat ke Poliklinik RSUD Indramayu. Bersama dengan pengunjung lainnya yang juga sama-sama menunggu antrian untuk diperiksa. Andi terus menyimak berita dan informasi yang dikelola oleh LKBN ANTARA itu.

Meski tidak seluruh informasi ia serap, namun Andi senang dengan kehadiran tv robot di RSUD Indramayu. Ia merasa terhibur karena tidak jenuh meskipun dapat panggilan terakhir untuk diperiksa. Berbeda dengan 4 bulan lalu saat ia berobat ke RSUD Indramayu di mana saat itu belum ada Tv Robot.

Ya. Setelah dilengkapi dengan beragam fasilitas medis, kini RSUD Indramayu juga memiliki media informasi yang dapat dinikmati oleh publik. Tv robot atau i-media ini difasilitasi oleh pihak LKBN ANTARA. Tayangan dalam layar kacanya berisi berita-berita atau peristiwa yang sedang hangat dari berbagai penjuru tanah air.

Dihubungi secara terpisah, perwakilan LKBN Antara, Reza, mengatakan, i-media atau layanan informasi publik yang ada di RSUD Indramayu merupakan aset milik ANTARA yang dipinjamkan ke RSUD Indramayu. Selain di rumah sakit, di ruang-ruang publik serupa seperti bandara, stasiun, terminal, bahkan lobby-lobby kantor pemerintahan dipasang alat serupa. Tujuan untuk memberi informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat.

“Untuk Indramayu kami memberi 3 unit i-media, yakni untuk RSUD Indramayu, RSUD M.A. Sentot Patrol, juga RSUD MIS Krangkeng. Ke depannya seperti RSUD Indramayu karena rumah sakitnya besar, akan kami tambah lagi i-media-nya atau tv robot, atau kami input link-nya melalui komputer, agar dapat terhubung dengan tv-tv biasa yang ada di RSUD, sehingga orang yang berada di rumah sakit dapat menerima informasi bahkan tidak ketinggalan informasi,” katanya.

Menurut Reza, apa yang dilakukan oleh pihak LKBN Antara melalui media informasinya selain menyampaikan untuk informasi dan edukasi, juga menangkal dan memgimbangi informasi yang bersifat hoax yang marak beredar.
“Informasi hoax berseliweran di sekitar kita, karena itu, kita harus pandai-pandai memilah informasi agar tidak terjebak pada hoax,” katanya.

Sementara itu Direkrur RSUD Indramayu dr. Lisfayeni mengaku sangat senang dan menyampaikan terimakasih dengan adanya i-media di tempat kerjanya. Menurut Lisfayeni keberadaan media informasi publik sangat membantu untuk memperoleh informasi dari dunia luar.

“Kita semua tahu LKBN Antara itu kantor berita tertua di Indonesia. Dengan adanya i-media di RSUD, dapat menambah wawasan juga memberikan kenyamanan kepada pengunjung,” katanya.

Lisfayeni berharap, pihak Antara dapat menambah fasilitas media informasi publiknya karena kalau melihat bangunan RSUD Indramayu yang besar, satu Tv Robot masih belum mencakup semuanya.

“Kalau boleh meminta tambahan Tv Robot seperti yang sudah ada sih kita minta 1 atau 2 Tv Robot lagi, agar di setiap sudut yang menjadi lalu-lalangnya manusia dapat tertempa informasi, meskipun cuma sekilas. RSUD itu luas sekali, sehingga kalau hanya 1 tidak cukup,” pintanya.

Lisfayeni berterus terang, apa yang diberikan Antara kepada pihaknya sangat dirasakan manfaatnya, terutama untuk para pengunjung rumah sakit bahkan pegawainya guna mendapatkan informasi yang akurat dan benar. (Aa DENI/Diskominfo Indramayu)